6 Destinasi Wisata Viral Kini Sepi Seperti Kuburan

Jakarta, tempat yang selalu dinamis, kini menunjukkan sisi yang berbeda seiring dengan perubahan zaman. Banyak tempat wisata yang dulunya populer dan ramai kini tampak sepi, bahkan terlupakan oleh pengunjung. Fenomena ini tentunya menciptakan memori yang teramat berharga bagi banyak orang yang pernah mencicipi keseruan di tempat-tempat tersebut.

Memasuki era setelah pandemi, banyak usaha di sektor pariwisata terpaksa menghentikan operasionalnya, dan dampaknya terasa di seluruh Indonesia. Dari taman bermain hingga wahana air, berbagai lokasi yang sempat menjadi primadona telah mengalami penurunan kunjungan yang drastis. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa ditutup secara permanen akibat kerugian yang berkepanjangan.

Melihat kondisi ini, mari kita lihat beberapa tempat wisata yang pernah viral dan kini telah ditinggalkan. Beberapa dari tempat ini kini justru menyimpan cerita yang penuh rasa nostalgia, sementara yang lain berubah menjadi lokasi yang menyeramkan dan angker.

Tempat Liburan yang Pernah Hits Namun Kini Terlupakan

Kampung Gajah Wonderland, yang dulu terkenal di Kabupaten Bandung Barat, sudah gulung tikar sejak 2017. Saat ini, kawasan tersebut tampak dibiarkan terbengkalai dan dihiasi dengan berbagai semak belukar. Sekalipun tidak beroperasi, tempat ini justru menarik bagi komunitas pecinta horor yang datang untuk berburu foto di area angker tersebut.

Wahana permainan yang dulunya ramai dengan pengunjung, kini terlihat seperti kenangan yang terpendam dalam reruntuhan. Struktur bangunan dan patung patung gajah yang indah kini hanya menjadi bayangan dari masa lalu yang cerah.

Selain Kampung Gajah, Snowbay Water Park yang terletak di TMII juga mengalami hal serupa. Setelah pandemi menyapu bersih aktivitasnya, kini wahana air ini harus menutup pintunya. Dulu, taman ini terkenal dengan berbagai permainan air yang mengasyikkan, namun sekarang hanya menyisakan kenangan dan tempat yang sepi.

Wahyu di Taman Rekreasi yang Kini Sunyi

Depok Fantasi Waterpark, yang lebih dikenal dengan Aladin Waterpark, kini juga telah tutup permanen. Tempat yang pernah ramai akan suara anak-anak kini telah rata dengan tanah, digantikan oleh rencana pembangunan komplek perumahan. Hal ini mengingatkan kita akan seberapa cepat segalanya bisa berubah.

Taman wisata ini telah menjadi salah satu pilihan favorit bagi keluarga, terutama anak-anak. Tentu sangat disayangkan melihat tempat yang dulu semarak kini berubah menjadi lokasi yang hilang dari peta wisata Depok.

Selanjutnya, ada Taman Festival Bali yang dulunya menjadi tempat tujuan wisata oleh banyak turis. Kini, meski telah ditinggalkan, tempat ini masih menjadi lokasi menarik bagi mereka yang menggemari suasana misterius. Taman yang dipenuhi tanaman merambat dan grafiti ini menciptakan momen yang beragam untuk berwisata horor.

Wahana Hiburan yang Tak Lagi Hidup

Taman Remaja Surabaya yang beroperasi sejak 1971 harus menarik napas terakhirnya pada tahun 2018. Banyak kenangan indah mengenai berbagai wahana permainan yang tersedia di sana, yang kini hanya tersisa dalam ingatan. Bogor kota penuh gejolak, namun Taman Remaja Surabaya terpaksa harus tutup setelah kerjasama pengelola berakhir.

Suasana malam yang penuh dengan gemuruh dan alunan musik seolah hadir kembali bagi warga setempat, meski hanya dalam kenangan. Keberadaan Taman Remaja yang hilang meninggalkan sebuah kekosongan yang tidak terisi.

Wonderia Semarang juga mengalami nasib serupa. Setelah hadir dengan antusiasme tinggi, Taman Hiburan ini ditutup setelah insiden kecelakaan yang melibatkan wahana permainan. Bekas tempat kenyamanan pengunjung kini akan diubah menjadi hutan kota, sebuah langkah menuju masa depan baru.

Menghadapi Realita yang Menyakitkan

Ada banyak tempat lainnya yang sama nasibnya, menanti untuk dikenang dalam ingatan kolektif masyarakat. Tempat-tempat ini menjadi saksi bisu akan perubahan waktu dan pola hidup manusia. Meskipun sepenuhnya ditinggalkan, mereka tetap memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang menghargai sejarah.

Pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan merindukan momen-momen berharga yang dahulu hanya dapat ditemukan di taman rekreasi. Kini, menjadi penting bagi kita untuk menjaga ingatan akan kejayaan waktu lalu sambil berharap ada upaya untuk revitalisasi.

Saat mencermati kondisi ini, kita diingatkan bahwa setiap tempat menyimpan cerita dan pengalaman yang tidak ternilai. Mengingat tempat-tempat ini juga menjadi cermin bagi kita untuk menghargai dan melestarikan budaya pariwisata yang ada, agar tidak terulang sekali lagi.

Related posts